Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, 6 Tewas di Tempat

                            (Doc-Istimewa)

Bekasi, bukainnews.id — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Cut Mutia, tepat di depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Kota Bekasi, Minggu (1/11). Sebuah truk molen bermuatan adonan semen menabrak 12 orang yang sedang menunggu bus di halte.

Peristiwa tersebut menyebabkan enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali menjelaskan, kecelakaan berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, truk melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang.

Berdasarkan keterangan pengemudi dan saksi, truk kehilangan kendali ketika melewati jalan menurun di jembatan depan kampus BSI. Pengemudi sempat membanting setir untuk mengarahkan kendaraan ke tembok gerbang kampus.

Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghentikan laju truk. Kendaraan itu justru menabrak sejumlah orang yang sedang berkumpul di halte.

"Pengemudi menerangkan bahwa dirinya sudah tidak bisa mengendalikan kendaraan karena tidak dapat melakukan pengereman," kata Rojali, pada Senin (2/11).

"Korban saat kejadian memang sedang menunggu bus di halte. Enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian," tambah Rojali.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol. Putu Kholis Aryana menyampaikan bahwa polisi telah mengamankan pengemudi berinisial TM. Petugas membawa TM ke Mapolres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Hingga Senin (2/11), polisi masih menempatkan TM sebagai saksi. Namun, penyidik membuka kemungkinan menaikkan status hukumnya apabila menemukan bukti yang cukup.

"Tentu apabila bukti-bukti telah mencukupi dan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan, tidak menutup kemungkinan statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka," katanya.

Polisi menduga gangguan pada sistem pengereman menjadi penyebab truk kehilangan kendali. Petugas kini memeriksa kelayakan kendaraan tersebut.

Pemeriksaan mencakup riwayat perawatan dan pemeliharaan berkala. Polisi juga mendalami apakah truk sudah menjalani uji KIR sesuai ketentuan.