Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pengangguran Indonesia Berkurang 24 Ribu Orang, Ini Data BPS Mei 2026

                             (Doc-Istimewa)

Jakarta, bukainnews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia mencapai 4,65 persen pada Mei 2026. Menurutnya, angka tersebut menjadi yang terendah sejak 1994.

Airlangga menyampaikan capaian itu dalam Sidang Kabinet Paripurna. Ia juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,45 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi global sebesar 3 persen.

“Ekonomi kita terus tumbuh di atas 5%, yaitu 5,45%, di mana ini lebih tinggi dari global rata-rata yang 3%. Dan kita di sini tertinggi di G20, Pak Presiden, dan juga salah satu yang tertinggi di ASEAN. Pengangguran sejak 94 ini pengangguran terendah Pak Presiden, 4,65 persen," kata Airlangga dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran Indonesia pada Mei 2026 mencapai 7,22 juta orang. Jumlah tersebut berkurang sekitar 24 ribu orang dibandingkan dengan Februari 2026.

Selain indikator ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi, sejumlah indikator ekonomi lainnya juga menunjukkan perkembangan. Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur tercatat sebesar 52,4, sedangkan pertumbuhan kredit perbankan mencapai 13,65 persen.

Di sektor perdagangan, Indonesia membukukan surplus sebesar US$7,25 miliar atau setara dengan sekitar Rp131,3 triliun.

Sejumlah indikator tersebut menjadi bagian dari paparan pemerintah mengenai kondisi perekonomian nasional dalam Sidang Kabinet Paripurna.