Aksi 27 Agustus 2026 Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Agustus 28, 2026
Jakarta, bukainnews.id - Kawasan Pejompongan dan Slipi menjadi titik konsentrasi massa yang kocar-kacir usai aparat kepolisian melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026) malam.
Aksi pembubaran oleh aparat kepolisian terjadi berulang kali sejak malam hari. Sekitar pukul 19.15 WIB, gelombang massa terpantau berlarian di Jalan Pejompongan Raya menuju Menara BNI guna menghindari asap gas air mata. Eskalasi kembali meningkat sekitar pukul 20.25 WIB ketika tembakan gas air mata susulan dilepaskan di Jalan Gatot Subroto dan Pejompongan Raya, memaksa ratusan warga serta pengendara motor panik dan mundur ke arah Karet.
Titik kumpul penanganan korban terpantau berpusat di depan Menara BNI. Petugas medis dan unit ambulans dikerahkan di lokasi tersebut untuk memberikan pertolongan pertama kepada warga yang terpapar gas air mata.
Sementara itu, kondisi berjarak beberapa kilometer di perempatan Slipi, Jakarta Barat, sempat diwarnai aksi provokatif. Kelompok bertudung dan bermasker membakar ban di jalan raya serta menduduki fasilitas publik. Kendati warga setempat sempat meneriaki massa agar tidak merusak Halte Transjakarta, situasi tetap memanas hingga akhirnya polisi menembakkan gas air mata di sekitar Pospol Slipi.
Meskipun massa sempat kembali berkumpul di beberapa titik, area utama di depan pintu gerbang kompleks parlemen berhasil disterilkan sepenuhnya pada pukul 20.46 WIB. Pasukan kepolisian bertahan di lokasi dengan membangun barikade pengamanan di kolong Flyover Ladokgi.