Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Viral Berbagai Narasi Negatif Tentang Dody Hanggodo, Menteri PU Beri Tanggapan

                              (Doc-Tirtoid)

Jakarta, bukainnews.id – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjadi perhatian publik setelah sejumlah narasi mengenai dirinya ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari rencana perjalanan dinas ke Amerika Serikat hingga isu mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi bahan perbincangan warganet.

Perhatian publik bermula saat dokumen rencana perjalanan dinas Dody ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri High Level Meeting of the United Nations General Assembly on the Midterm Review of the New Urban Agenda pada 13–19 Juli 2026 beredar di media sosial pada awal Juli. Warganet kemudian menyoroti nama istri dan anak Dody yang tercantum dalam surat tertanggal 29 Juni tersebut, lalu mengaitkannya dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, Apri Artoto, membenarkan keaslian dokumen tersebut. Ia menjelaskan bahwa surat itu hanya berfungsi sebagai kelengkapan administrasi untuk pengurusan visa.

"Memang itu surat dari saya dan itu adalah untuk kelengkapan administrasi dalam pengurusan visa (atas arahan administrasi dari Kementerian Luar Negeri). Jadi memang kegiatan yang akan dilakukan itu sifatnya masih tentatif," kata Apri, Selasa (7/7) lalu.

Apri juga menegaskan bahwa istri dan anak Dody tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk perjalanan tersebut. Sehari setelah polemik mencuat, Dody memutuskan membatalkan agenda kunjungan ke Amerika Serikat.

Beberapa hari kemudian, warganet kembali mengaitkan mutasi sejumlah ASN di Kementerian Pekerjaan Umum dengan kebocoran dokumen perjalanan dinas tersebut. Dody membenarkan adanya mutasi jabatan, tetapi ia menepis anggapan bahwa kebijakan itu berkaitan dengan beredarnya dokumen di media sosial.

"Orang pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi," katanya, Rabu (15/7).
Dody menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Ia juga mengungkapkan telah menerima laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut sekitar 6.000 pegawai terlibat aktivitas judi online, sementara sekitar 4.000 pegawai lainnya bermasalah dalam pemanfaatan sistem absensi digital.

Di tengah polemik tersebut, media sosial kembali memunculkan narasi yang menyebut Komisaris PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk, Aisyah Zakiyyah, memiliki hubungan kekerabatan dengan Dody setelah penunjukannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, narasi itu beredar tanpa menyertakan bukti yang menunjukkan adanya hubungan keluarga.

Dody membantah tudingan tersebut dan menantang siapa pun yang mampu membuktikan klaim tersebut.
"Kalau lo bisa buktikan (dalam 1 bulan), gue kasih umrah keluarga lo semua," kata Dody.