BGN Kaji Penghapusan MBG bagi Siswa dari Keluarga Mampu
Juli 18, 2026
Jakarta, bukainnews.id – Pemerintah mulai mengkaji perubahan sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui evaluasi tersebut, pemerintah mempertimbangkan untuk tidak lagi memberikan manfaat program kepada siswa yang berasal dari keluarga mapan, kaya, dan sangat kaya agar bantuan lebih tepat sasaran.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pembahasan tersebut muncul dalam proses evaluasi pelaksanaan MBG.
"Tadi ada diskusi-diskusi di dalam bahwa untuk mereka yang katakanlah ya ada di desil 8, 9, 10 yang mapan, kaya, kaya sekali gitu kan kalau desil 8, 9, 10, itu memang tidak akan diberikan lagi," ujar Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, dikutip Kamis (16/7/2026).
Menurut Agustina, pemerintah ingin memastikan program MBG benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Karena itu, berbagai aspek masih terus dikaji sebelum pemerintah menetapkan kebijakan tersebut.
Selain mempertimbangkan ketepatan sasaran, pemerintah juga mengkaji dampak psikologis yang mungkin muncul apabila dalam satu sekolah terdapat siswa yang menerima MBG, sementara siswa lainnya tidak memperoleh program yang sama.
“Pak Presiden minta dikajilah benar-benar setiap kebijakan yang akan diambil. Tidak perlu terburu-buru,” kata Agustina.