Tingkatkan Kualitas Kereta Komuter, Proyek Listrik Aliran Atas Jalur Sukabumi hingga Cilegon Segera Dimulai
Juni 09, 2026
Jakarta, bukainnews.id — Jaringan kereta rel listrik (KRL) di tanah air dipastikan bakal semakin luas dalam waktu dekat. Koridor Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, serta Jakarta-Cilegon menjadi target utama dalam megaproyek pembangunan elektrifikasi jalur kereta api yang rencananya resmi digulirkan pemerintah pada 20 Mei 2026 mendatang.
Otoritas pengelola aset negara memastikan bahwa peletakan batu pertama proyek ini akan menjadi tonggak baru tata kelola transportasi publik domestik. Dikutip dari Detikcom, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN yang juga COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa groundbreaking akan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan transportasi massal berbasis kereta api di Indonesia.
Dony merinci jadwal dimulainya konstruksi fisik untuk tiga jalur kereta api penghubung antarprovinsi tersebut.
"Karena itu tahun ini sebetulnya tanggal 20 Mei kita akan groundbreaking untuk elektrifikasi Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi dan juga Jakarta-Cilegon. Ini salah satu bentuk sebetulnya,” ujar Dony di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Menurut Dony, peremajaan moda transportasi ini merupakan perwujudan dari program strategis kepala negara. la menjelaskan, proyek ini menjadi bagian dari perhatian serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi publik, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan sistem transportasi yang andal dan terintegrasi.
Sebagai penunjang teknis lintas koridor, pemerintah juga telah menetapkan lokasi sentral untuk perawatan armada. Untuk mendukung operasional, direncanakan pembangunan depo atau fasilitas perawatan kereta yang akan berlokasi di wilayah Cikampek. Depo ini nantinya akan menjadi pusat servis kereta untuk jalur-jalur tersebut.
Kesiapan daerah yang akan dilintasi oleh rute kereta listrik ini juga mulai terlihat matang. Kepastian rencana tersebut juga telah disampaikan oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2027.
Terkait progres di lapangan, Aep menjelaskan bahwa fokus pengerjaan awal akan menyasar pada sektor pemenuhan daya.
"Alhamdulillah ada perkembangan yang baik. Saat ini DED-nya sedang direview dan kemungkinan tahun ini sudah mulai ada pembangunan, dimulai dari pembangkit listriknya,” ujarnya.
Melalui realisasi proyek ini, diharapkan layanan transportasi kereta api di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya semakin modern, efisien, serta mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat.