Sakit Bukan Halangan, Sekretaris Komisi II Kawal Aspirasi Pedagang Pasar Cikampek 1 di Paripurna DPRD Karawang
Juni 22, 2026
(Doc-Istimewa)
Karawang, bukainnews.id – Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Natala Sumedha, SE., AK., MM. Meski kondisi kesehatannya sedang kurang baik, ia tetap memilih hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang yang digelar pada Kamis (11/06/2026). Langkah ini diambil Natala demi mengawal langsung sejumlah agenda strategis daerah, termasuk menyuarakan jeritan hati para pedagang Pasar BOT Cikampek 1 langsung kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.
Namun, pentingnya isu yang dibahas dalam rapat paripurna membuatnya memutuskan untuk tetap menunaikan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Tiga Agenda Strategis Rapat Paripurna
Rapat Paripurna kali ini tercatat membahas beberapa regulasi dan agenda krusial bagi keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Karawang.
Di sela-sela padatnya kegiatan paripurna, Natala memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog langsung dengan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh. Ia menyampaikan berbagai keluhan dan masukan yang dihadapi oleh para pedagang Pasar BOT Cikampek 1.
Penyampaian aspirasi tersebut mendapat respons positif dari orang nomor satu di Karawang tersebut. Bupati menyatakan akan menindaklanjuti masukan yang telah diterima demi keberlangsungan ekonomi masyarakat.
“Saya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Karawang dan Sekretaris Komisi II menyampaikan aspirasi para pedagang Pasar BOT Cikampek 1 kepada Bupati Karawang. Alhamdulillah, apa yang kami sampaikan direspons dengan sangat baik oleh Bupati,” ujar Natala saat ditemui di Ruang Rapat Paripurna DPRD Karawang, Kamis (11/06/2026).
Natala menjelaskan bahwa aspirasi yang ia bawa bukanlah isu instan. Poin-poin tersebut dirumuskan berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II, serta hasil kunjungan kerja (kunker) langsung ke lapangan bersama anggota DPRD lintas fraksi beberapa pekan lalu.
Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Karawang berkomitmen penuh untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat. Khususnya yang menyangkut hajat hidup para pelaku usaha kecil dan pedagang pasar tradisional.
“Kami berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil langkah-langkah terbaik bagi keberlangsungan usaha para pedagang serta peningkatan perekonomian daerah,” pungkas Natala.