Pemprov DKI Percepat Proyek LRT Jakarta Fase 1B hingga Manggarai
Mei 14, 2026
(Doc-nixnews)
Jakarta, bukainnews.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengebut pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai. Jalur ini ditargetkan memangkas waktu perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai menjadi sekitar 26 hingga 27 menit.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim atau yang dikenal sebagai Chico Hakim, mengatakan waktu tempuh tersebut jauh lebih cepat dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi saat jam sibuk. "Perjalanan dari Kelapa Gading ke Manggarai hanya sekitar 26-27 menit, jauh lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi di jam sibuk," ujar Chico kepada wartawan, Kamis (14/5).
Menurut Chico, proyek LRT Jakarta Fase 1B memiliki peran strategis karena akan menjadi tulang punggung integrasi transportasi di koridor timur hingga pusat Jakarta. Ia menjelaskan jalur tersebut akan menghubungkan kawasan Velodrome di Rawamangun dengan Stasiun Manggarai yang menjadi pusat integrasi berbagai moda transportasi.
"Menghubungkan Velodrome (Rawamangun) langsung ke Manggarai sebagai super hub (KRL, Kereta Jarak Jauh, TransJakarta, dan lainya). Proyeksi penumpang setelah beroperasi penuh mencapai hingga 80.000 orang per hari, secara bertahap," katanya.
Chico menambahkan keberadaan jalur LRT baru itu diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan, seperti Pramuka, Pemuda, Matraman, hingga kawasan Manggarai. "Meski pembangunan menyebabkan kemacetan sementara, manfaat jangka panjangnya sangat besar dalam mengurai kemacetan Jakarta," ucap Chico.
Sebagai bagian dari persiapan operasional, proyek LRT Jakarta Fase 1B telah memasuki tahap testing and commissioning pada 29-30 April 2026. Pengujian dilakukan di lintasan sepanjang 3,6 kilometer dari Velodrome hingga Pasar Pramuka guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana.
Pemerintah menargetkan layanan LRT menuju Stasiun Manggarai dapat mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026 setelah seluruh proses pengujian selesai. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berharap kehadiran layanan tersebut dapat meningkatkan konektivitas transportasi publik sekaligus membantu mengurangi kemacetan di ibu kota.