Dituduh Lecehkan Pembeli, Tukang Bakso di Tasikmalaya Dianiaya
April 23, 2026
(Doc-nixnews)
Tasikmalaya, bukainnews.id - Kasus dugaan pelecehan seksual di Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya, berujung pada aksi penganiayaan terhadap seorang tukang bakso berinisial S (48). Peristiwa ini terjadi pada Minggu (19/4) dan kini tengah ditangani polisi.
Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Herman Saputra, mengatakan pihaknya masih memverifikasi dua dugaan kasus, yakni pelecehan dan kekerasan. "Semua masih kami verifikasi, baik dugaan asusila maupun dugaan kekerasannya," ujarnya.
Dalam perkembangan kasus penganiayaan, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, polisi belum merinci peran masing-masing pelaku.
"Untuk yang perempuan masih dalam pendalaman," katanya.
Di sisi lain, pihak perempuan berinisial E (23) mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat makan bakso. Ia menyebut adanya sentuhan dari arah papan kayu pembatas. "Ada lubang di papan kayu, cukup untuk tiga jari. Dari situ saya merasa ada yang mengelus bagian tubuh saya," ujarnya. Ia menilai tindakan tersebut disengaja karena jari yang masuk melalui lubang masih terus bergerak.
"(Namun) Jarinya masih bergerak-gerak di lubang itu," katanya. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh pihak S melalui kuasa hukumnya, Windi Harisandi, yang menilai kejadian tersebut sulit terjadi di tempat terbuka dan ramai.
"Sulit diterima secara logika jika (pelecehan) itu terjadi di situasi ramai (dengan aktivitas jual beli di tempat terbuka)," ujarnya.
Ia juga menyebut kliennya justru mengalami kekerasan, termasuk dipaksa membuat video pengakuan.
"Bahkan dipaksa membuat video pengakuan," kata Windi.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk memastikan fakta yang sebenarnya.