Kecelakaan di Tol Semarang–Solo KM 440, 2 Orang Alami Luka-Luka
Maret 16, 2026
(Doc-Istimewa)
Semarang, bukainnews.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua mobil pemudik terjadi di ruas Tol Semarang–Solo jalur A KM 440+400, tepatnya di Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Minggu (15/3) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kasat Lantas Polres Semarang, Lingga Ramadhani, menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Taruna bernomor polisi A 1736 ZM yang dikemudikan Pujianto (50), warga Kabupaten Tangerang, melaju dari arah Tol Semarang menuju Tol Solo melalui lajur satu.
Menurutnya, kendaraan tersebut diduga berpindah jalur dari lajur satu ke lajur dua secara tiba-tiba atau melakukan manuver memotong jalur. Pada saat bersamaan, di belakangnya melaju mobil Toyota Kijang Pick Up bernomor polisi B 9890 HX yang dikemudikan Hanafi (43), warga Jakarta Barat.
"Diduga kendaraan Daihatsu Taruna berpindah jalur dari lajur satu ke lajur dua atau melakukan manuver memotong jalur. Pada saat bersamaan di belakangnya melaju kendaraan Toyota Kijang pikap B 9890 HX yang dikemudikan Hanafi (43), warga Jakarta Barat," jelas Lingga.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi pikap tidak sempat menghindar sehingga menabrak bagian belakang Daihatsu Taruna.
"Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan di sejumlah bagian. 2 orang mengalami luka langsung dibawa ke rumah sakit," kata Lingga.
Petugas piket Gakkum Satlantas Polres Semarang yang menerima laporan kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit At-Tin Bawen.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa para pengemudi serta saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian," kata Lingga.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati saat berkendara serta memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan perpindahan jalur.
"Tetap menjaga jarak aman antar kendaraan, serta memastikan manuver perpindahan lajur dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar," ujarnya.