Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Iran Izinkan Kapal Tanker Lewat Selat Hormuz Jika Gunakan Yuan

                           (Doc-Istimewa)

Iran, bukainnews.id - Pemerintah Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan kebijakan baru terkait lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. Dalam rencana tersebut, kapal tanker minyak disebut hanya akan diizinkan melintas jika transaksi perdagangan minyak dilakukan menggunakan mata uang yuan Tiongkok, bukan dolar Amerika Serikat.

Informasi tersebut dilaporkan oleh CNN dengan mengutip seorang pejabat senior Iran. Kebijakan itu disebut menjadi bagian dari langkah Teheran untuk mengatur ulang arus pengiriman minyak yang melintasi salah satu jalur energi paling penting di dunia tersebut.

Langkah tersebut juga dinilai sebagai strategi ekonomi dan geopolitik Iran dalam mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Selama ini, sebagian besar perdagangan minyak global menggunakan dolar, yang membuat Amerika Serikat memiliki pengaruh besar dalam sistem keuangan internasional.

Dengan mendorong penggunaan yuan, Iran berupaya menciptakan alternatif sistem pembayaran dalam perdagangan energi global. Kebijakan ini juga sejalan dengan meningkatnya hubungan ekonomi antara Iran dan China.

China sendiri diketahui menjadi salah satu pembeli utama minyak Iran, terutama setelah Teheran menghadapi sanksi ekonomi dari Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Penggunaan yuan dalam transaksi minyak juga dinilai berpotensi melemahkan dominasi dolar dalam perdagangan energi dunia. Jika semakin banyak negara menggunakan mata uang selain dolar untuk transaksi minyak, pengaruh ekonomi AS dalam sistem energi global dapat berkurang.