Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Salah Ambil Jalur, SUV Terjebak di Jalur Transjakarta Matraman

(Doc-Jakarta Utara Info)

Jakarta Timur, bukainnews.id - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi sebuah mobil SUV dipaksa mundur oleh bus Transjakarta setelah masuk ke jalur khusus Transjakarta di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Dalam video tersebut, SUV berwarna hitam terlihat melawan arah di jalur Transjakarta. Bus Transjakarta yang melaju dari arah berlawanan kemudian menghentikan laju kendaraan tersebut hingga pengemudi SUV terpaksa mundur.

KBO Satlantas Polres Jakarta Timur, AKP Eko Aprihanto, membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil pengecekan di lokasi pada Kamis (15/1) pagi, diketahui pengendara mobil datang dari arah Salemba menuju Matraman.

"Jadi gini, hasil saya survei tadi pagi, jadi si pengendara kendaraan roda empat ini dia dari arah Salemba mengarah ke Matraman. Nah, di TL Matraman, dia mengambil jalur sebelah kanan, yang mana jalur sebelah kanan itu memang dibuat contraflow, dibuat contraflow sampai dengan Dobrak, sampai dengan Dobrak yang depan hotel," kata Eko, Kamis (15/1).

"Pas di ujungnya Gramedia itu lho, Gramedia Matraman," jelasnya.

Menurut Eko, pengendara SUV tersebut diduga tidak memahami kondisi lalu lintas di kawasan itu atau merupakan pengendara baru yang belum familiar dengan rute jalan.

"Mestinya dia itu ngambil ke kiri, nggak lurus. Dia nggak lurus, karena di situ ada tanda verboden. Karena mungkin dia orang baru, pengendara roda empat ini dia nggak tahu, dia masuk jalur Transjakarta yang mengarah ke arah utara dari arah selatan," jelasnya.

"Kemungkinan dia nggak ngelihat rambu yang dari pas arah Dobrak itu kan ada diarahkan ke belok kiri," jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini tengah diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow akibat proyek pembangunan LRT Jakarta yang berdampak pada penyempitan ruas jalan di kawasan tersebut.

"Semenjak adanya LRT dibuat contraflow karena penyempitan jalan yang mengarah ke Salemba dari TL Salemba ke arah Matraman memang jalannya agak sempit. Satu jalur Transjakarta yang tengah, yang dua jalur umum, yang satu lagi buat contraflow," paparnya.

Meski begitu, polisi menegaskan rambu-rambu lalu lintas, termasuk larangan masuk, sudah terpasang jelas di lokasi.

"Ada, ada (rambunya). Karena dia mungkin baru lewat jalan tersebut," pungkas Eko.