Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Baut Jembatan Bailey Aceh Dicuri, KSAD: Kita akan Telusuri

(Doc-Tirtoid)

Bireueun, bukainnews.id - Insiden pembongkaran dan pencurian baut jembatan darurat (bailey) terjadi di Aceh dan menjadi perhatian serius TNI Angkatan Darat. Salah satu jembatan yang terdampak berada di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk sabotase yang membahayakan masyarakat di tengah situasi bencana.

"Dalam kondisi kompak pun, ini masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Dua hari yang lalu, mungkin ada ditayangkan ininya, dibongkar baut- bautnya," kata Maruli dalam konferensi pers di Posko Terpadu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/11).

Maruli memperlihatkan dokumentasi jembatan bailey yang bautnya telah dicabut. Jembatan tersebut diketahui berada di wilayah Teupin Mane, Bireuen, Aceh.

"Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini ya, terus terang saja. Memang kami pikir masyarakat sedang bencana, ini baut-bautnya dibongkar. Terlihat itu berpindah, nanti kalau ada yang perlu lihat fotonya, nanti saya kasih," kata dia.

Ia menilai aksi tersebut sangat tidak manusiawi karena berpotensi mengorbankan warga yang sedang mengalami musibah.

"Jadi dalam kondisi begini pun masih ada kelompok-kelompok orang yang mau, bisa dikatakan arahnya kepada pemerintah. Mengorbankan masyarakat, masyarakat yang sedang bencana pun mau dikorbankan. Jadi terus saya semalam tidak bisa tidur saya memikirkan ini, karena saya pikir orang sebiadab ini luar biasa," ujarnya.

"Nanti ada lagi yang bilang, oh ini sengaja nih pengkondisian. Kalau pengkondisian membuat masyarakat mati, bukan pengkondisian namanya itu. Itu biadab namanya. Jadi ini bukti- bukti nyata sudah ada, kasihan masyarakat korban. Jangan lagi sampai jiwanya korban lagi. Kita akan telusuri sampai di mana. Kita fokus saja," kata Maruli.

Di sisi lain, Maruli menyebutkan bahwa TNI AD tengah membangun puluhan jembatan bailey untuk mendukung pemulihan pascabencana. Dari total 44 jembatan yang direncanakan, 12 di antaranya telah selesai dibangun. Selain itu, sebanyak 100 jembatan bailey akan didatangkan dari luar negeri untuk penanganan bencana akibat siklon tropis Senyar.