Tragis! Pelajar SMP Tewas Tertabrak Pajero di Mampang, Ini Kronologinya
Oktober 23, 2026
Jakarta, bukainnews.id — Polisi menetapkan Andi Derisakti Pratama Iskandar (26) sebagai tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar SMP berinisial ATM di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pengemudi SUV Mitsubishi Pajero Sport tersebut kini menjalani penahanan.
Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki di sisi kiri jalan.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan bahwa Pajero melaju dari arah barat ke timur sebelum menabrak korban di dekat Jalan D.
"Kendaraan Pajero sedang melaju dari barat ke timur, di dekat Jalan D menabrak pejalan kaki yang sedang berjalan searah di depan sebelah kiri," kata Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa, Senin (19/10).
Setelah menabrak korban, kendaraan tersebut juga menghantam dua mobil lain. Kedua mobil itu terdiri dari Toyota Avanza yang terparkir di sisi kiri jalan dan Hyundai yang melaju searah di depan Pajero.
"Kemudian menabrak mobil Avanza yang sedang terparkir di sisi kiri jalan dan menabrak mobil Hyundai yang sedang berjalan searah di depannya," jelas Kharisma.
Benturan tersebut menyebabkan ATM mengalami luka berat di bagian kepala. Petugas kemudian membawa korban ke RS Fatmawati untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa polisi telah menahan Andi setelah menetapkannya sebagai tersangka.
"Perkara ini kan sudah terjadi di 18 Oktober, artinya dengan sekarang sudah memasuki hari ketiga dan proses penahanan itu 1 x 24 jam,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (21/10).
Selain menangani kecelakaan, polisi juga menyelidiki temuan satu plastik klip berisi benda yang diduga narkotika jenis tembakau sintetis di sekitar lokasi kejadian. Warga menemukan barang tersebut ketika polisi mengamankan Andi setelah kecelakaan. Namun, penyidik belum memastikan siapa pemiliknya.
"Beberapa pihak sudah dimintai keterangan. Dan pemeriksaan laboratorium menunjukkan tes tersangka ADPI, negatif narkotika," ujar Budi.
Budi menegaskan, hasil tes urine dan pemeriksaan laboratorium terhadap tersangka menunjukkan hasil negatif narkotika. Meski demikian, tim penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Terkait informasi yang menyebut Andi merupakan anak seorang purnawirawan TNI, Budi mengimbau masyarakat agar tidak menghubungkan latar belakang keluarga tersangka dengan proses hukum yang sedang berjalan.