Geger! Warga Ogan Ilir Temukan Mortir, Diduga Peninggalan Masa Penjajahan
Oktober 21, 2026
Mortir itu ditemukan warga saat pembangunan kanal dengan menggunakan alat berat di area perkebunan sawit, Senin (19/10/2026). Operator kaget melihat ada benda besar dalam posisi tegak di dalam tanah.
Penasaran, pekerja sawit mendekati benda asing tersebut dan berupaya menggali secara manual. Mereka kaget benda itu menyerupai mortir, tetapi dengan ukuran yang sangat besar.
Tidak lama berselang, alat berat itu mengangkat mortir itu ke permukaan. Begitu diukur, mortir tersebut memiliki panjang 1,3 meter dengan diameter 60 sentimeter dan berat diperkirakan ratusan kilogram.
"Mortir ini ditemukan saat alat berat membuat kanal di kebun sawit," ungkap Kaur Pemerintahan Desa Tanjung Pule, Heri, Rabu (21/10/2026).
Heri menyebut, warga sebelumnya juga beberapa kali menemukan mortir di area kebun sawit. Namun mereka baru pertama kali menemukan mortir dalam ukuran besar.
"Dulu juga sebelum-sebelumnya pernah ditemukan beberapa mortir di area kebun sawit, tapi tidak sebesar yang sekarang," kata dia.
Heri selanjutnya melapor ke polisi dan TNI setempat karena khawatir terjadi ledakan yang membahayakan warga. Selanjutnya, petugas kepolisian memasang garis polisi demi keselamatan.
"Kalau berdasarkan informasi dari Babinsa, benda ini disebut bukan jenis mortir otomatis, sehingga dinilai aman. Tapi kami tetap merasa waswas karena belum ada kepastian mengenai kondisi dan tingkat keamanannya. Khawatir kalau-kalau meledak," kata dia.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Mansyur, membenarkan penemuan mortir tersebut. Polisi mengimbau masyarakat tidak menyentuh, memindahkan, atau melakukan tindakan apa pun terhadap benda tersebut.
"Kami belum bisa pastikan jenisnya, tapi diduga peninggalan masa penjajahan," kata dia.