BMW Siapkan PHK 8.000 Karyawan, Pesangon Tertinggi Capai Rp13,1 Miliar
Oktober 23, 2026
Jakarta, bukainnews.id - Raksasa otomotif asal Jerman, BMW, menyiapkan pengurangan sekitar 8.000 tenaga kerja di berbagai negara hingga akhir 2027. Untuk mendukung langkah efisiensi tersebut, perusahaan menawarkan paket pesangon yang dilaporkan mencapai 650.000 euro atau setara Rp13,1 miliar bagi karyawan tertentu.
Dikutip dari ANTARA, Auto Home melaporkan tawaran kompensasi tersebut pada Kamis (22/10/2026). Nilainya disebut melampaui paket pesangon yang pernah ditawarkan sejumlah produsen otomotif besar lainnya.
Sebagai perbandingan, Volkswagen menawarkan pesangon hingga 405.000 euro kepada sejumlah karyawan pada 2024. Sementara itu, Mercedes-Benz menyediakan kompensasi maksimum sekitar 500.000 euro.
BMW tidak memberikan nominal yang sama kepada seluruh karyawan. Besaran kompensasi menyesuaikan ketentuan yang berlaku bagi masing-masing pekerja. Penerima pesangon juga dapat memilih pembayaran sekaligus, pencairan bertahap, pengalihan sebagian dana ke program pensiun atau asuransi langsung, maupun kombinasi beberapa metode tersebut.
Besarnya tawaran pesangon menarik perhatian karyawan BMW. Sekitar 40.000 pekerja dilaporkan mengakses portal sumber daya manusia internal perusahaan untuk mengecek besaran kompensasi yang berpotensi mereka terima. Lonjakan kunjungan tersebut bahkan memicu gangguan pada sistem.
BMW memperbaiki portal tersebut pada hari berikutnya. Namun, tingginya jumlah pengajuan membuat perusahaan menangguhkan sementara penerimaan permohonan baru agar tim terkait dapat menyelesaikan pengajuan yang sudah masuk.
Melalui pengurangan sekitar 8.000 pekerjaan, BMW memperkirakan dapat menghemat biaya hingga 1 miliar euro per tahun mulai 2028.
Rencana efisiensi itu muncul ketika BMW menghadapi tekanan penjualan di pasar Cina. Penjualan perusahaan di negara tersebut dilaporkan turun hampir 25 persen secara tahunan pada kuartal III. Sementara itu, pertumbuhan penjualan di Eropa dan Amerika belum mampu sepenuhnya menutup penurunan di pasar Cina.