Nahas! Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Diduga Ditembak KKB
September 10, 2026
Jakarta, bukainnews.id – Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya diduga menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas mengantar bantuan pangan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).
Penembakan terjadi sekitar pukul 15.53 WIT ketika rombongan pegawai tersebut melakukan perjalanan dari Wamena menuju Distrik Muliama. Mereka hendak meninjau kegiatan cetak sawah sekaligus mengantarkan bantuan kepada masyarakat.
Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, mengatakan rombongan menggunakan kendaraan roda empat saat insiden berlangsung. "Insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang mengantar bantuan pangan dengan menggunakan kendaraan roda empat," tutur Komandan Kodim 1702/ Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, dilansir Antara, Kamis (10/9).
Berdasarkan keterangan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026, rombongan tersebut berjumlah 11 orang. Sebelum penembakan terjadi, anggota KKB disebut memisahkan rombongan berdasarkan kategori Orang Asli Papua (OAP) dan non-OAP.
Setelah itu, anggota KKB diduga menembak tiga pegawai ASN yang berada dalam rombongan tersebut. Salah satu korban berinisial WB, perempuan berusia 24 tahun. Ia mengalami luka tembak di bagian pinggang kanan dan sempat mendapat penanganan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wamena.
Korban berikutnya yakni AR (49), perempuan yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. AR mengalami luka tembak pada bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara korban ketiga berinisial AAM (35), laki-laki yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Ia mengalami luka tembak di bagian belakang kepala dan tangan kiri serta dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, mengatakan ketiga korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Wamena. "Ketiga korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena," Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (10/9).
Faizal mengatakan aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keterlibatan pihak yang melakukan penembakan tersebut. "Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga. Namun, petugas keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku," imbuhnya.