Takut Hubungan Asmara Dibongkar, Pria di Nabire Habisi Mantan Pacar
Agustus 04, 2026
Nabire, bukainnews.id – Polisi menangkap seorang remaja berinisial A (14) terkait kematian seorang gadis berinisial CK (14) di Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Petugas menangkap A di kediamannya di Jalan Kendari, Kelurahan Kalisusu, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 02.40 WIT, beberapa jam setelah kejadian.
Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek mengatakan, penyidik menduga pelaku melakukan tindak kekerasan setelah menghadapi tekanan akibat persoalan hubungan dengan korban. "Pelaku merasa takut karena korban sering kali mengancam akan membongkar rahasia hubungan asmara mereka kepada orang tua pelaku," ujar Piter lewat keterangannya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban dan pelaku mulai menjalin hubungan pada Mei 2026. Hubungan tersebut kemudian berakhir pada Juni setelah korban mengetahui pelaku menjalin hubungan dengan perempuan lain.
Setelah hubungan mereka berakhir, persoalan di antara keduanya terus berlanjut. Polisi menduga ancaman untuk mengungkap persoalan pribadi kepada keluarga pelaku membuat A merasa tertekan.
Pelaku kemudian memutus komunikasi dengan korban melalui WhatsApp. Namun, korban kembali mengajak A bertemu untuk terakhir kalinya.
Pertemuan tersebut kemudian berujung pada tindak kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap motif serta peran pelaku secara menyeluruh.
"Setelah korban tidak berdaya dan meninggal dunia, pelaku mengambil minyak tanah dari jok motor, menyiramkannya ke tubuh korban, lalu membakarnya di lokasi kejadian," jelas Piter.
Polisi selanjutnya mengamankan A dan melakukan pemeriksaan untuk melengkapi penyelidikan. Penyidik juga mendalami bukti serta keterangan yang berkaitan dengan kasus tersebut.