Kebakaran Lahan Gambut di Kubu Raya Makin Meluas, Relawan dan Warga Alami Sesak Napas
Agustus 31, 2026
Kubu Raya, bukainnews.id — Buruknya kualitas udara dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat mulai mengancam kesehatan masyarakat. Berdasarkan laporan akun Instagram Rumah Zakat Kalbar, sedikitnya lebih dari 13 warga terdeteksi mengalami keluhan sesak napas.
Proses pemadaman di area terdampak menghadapi tantangan berat di lapangan. Plt Kepala BPBD Kalbar, Ridwan, menjelaskan bahwa minimnya ketersediaan sumber air di area lahan gambut menjadi kendala utama. Di saat bersamaan, asap tebal yang menyelimuti lokasi juga menyulitkan helikopter melakukan aksi pengeboman air (water bombing).
Meski petugas gabungan telah berjibaku menjinakkan si jago merah sejak Minggu malam, proses pemadaman secara intensif masih terus diupayakan hingga Senin (31/8/2026).
Musibah karhutla ini pertama kali terdeteksi membakar kawasan lahan di Dusun Lintang Batang, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, pada Minggu (30/8/2026).