Pendaki Ritual di Gunung Rinjani Dievakuasi usai Terjatuh ke Jurang Sedalam 100 Meter
Juli 29, 2026
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Astekita Ardi, mengatakan, "Korban diperkirakan jatuh ke jurang dengan kedalaman 100 meter dan berdasarkan pengamatan yang bersangkutan korban diduga meninggal dunia."
Korban diketahui memulai pendakian ritual pada 26 Juli 2026 melalui jalur Dusun Senanga, Desa Sambik Elen, Kabupaten Lombok Utara. Laporan mengenai insiden tersebut diterima Balai TNGR pada Senin (27/7/2026) pukul 19.05 WITA setelah korban dilaporkan terjatuh ke jurang di atas Shelter Kebun Jeruk sebelum Banyu Urip.
Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian menuju Shelter Kebun Jeruk sebelum dibawa turun melalui pintu pendakian Torean.
Selanjutnya, "Korban dibawa menuju Puskesmas Senaru dan diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya pihak keluarga membawa korban menuju rumah duka di Cakranegara," kata Astekita.
Balai TNGR juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. "Kami ikut belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini," katanya.