Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Konflik Iran-AS Memanas, Serangan Rudal Rusak Fasilitas Air Bersih

                            (Doc-nixnews)

Iran, bukainnews.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas setelah serangan udara terbaru yang dilancarkan militer AS dilaporkan merusak sejumlah fasilitas sipil di Iran. Dampak serangan tersebut menyebabkan ribuan warga mengalami gangguan pasokan air bersih.

Perusahaan Air Nasional Iran menyatakan serangan rudal menghantam fasilitas kelistrikan dan instalasi desalinasi air di Kota Jask, Provinsi Hormozgan, pada Sabtu (18/7/2026). Akibat kerusakan tersebut, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah ikut terganggu.

Media Iran melaporkan sekitar 10.000 warga yang tersebar di 20 desa kehilangan akses terhadap air bersih setelah fasilitas tersebut tidak lagi beroperasi. Di sisi lain, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah menyelesaikan operasi militer yang berlangsung selama tujuh hari berturut-turut. Dalam operasi tersebut, militer AS menyasar sejumlah fasilitas yang diklaim berkaitan dengan kemampuan pertahanan Iran.

Target operasi meliputi lokasi pengawasan, infrastruktur logistik, gudang senjata bawah tanah, hingga fasilitas pendukung kemampuan maritim Iran.
Situasi kemudian semakin memanas setelah militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah aset milik Amerika Serikat di Bahrain, Yordania, dan Kuwait. Serangan itu disebut sebagai respons atas operasi militer yang dilakukan Washington.

Meningkatnya eskalasi konflik turut menjadi perhatian masyarakat internasional. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak konflik yang mulai menyasar infrastruktur sipil di Iran dan wilayah sekitarnya.

PBB kembali mengingatkan semua pihak agar menahan diri dan mengutamakan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi demi menghindari dampak kemanusiaan yang lebih luas.