Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

JPO Tendean Akan Dibangun Lagi, Pemprov DKI Siapkan Gugatan Ganti Rugi untuk Perusahaan Pelaku

                             (Doc-nixnews)

Jakarta, bukainnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, akan segera dibangun kembali setelah mengalami kerusakan akibat ditabrak truk. Di saat yang sama, Pemprov juga menyiapkan langkah untuk meminta ganti rugi kepada perusahaan pemilik kendaraan tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, pembangunan JPO tetap menjadi prioritas karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Biaya pembangunan diperkirakan berkisar Rp5 miliar hingga Rp6 miliar.

"Yang jelas JPO-nya mau dibangun lagi. Akan dicarikan pembiayaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat enggak lama sudah ada kabar untuk pembangunan JPO lya ada, tapi ya mungkin sekitar Rp 5-6 miliar," ujarnya.

Menurut Heru, pendanaan proyek tersebut akan diupayakan berasal dari sumber di luar APBD, salah satunya melalui dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB). "Pembiayaannya dicarikan dari luar. Ya, mungkin dari KLB (dana Koefisien Lantai Bangunan) mungkin ya," kata Heru.

Selama proses pembangunan belum dimulai, Pemprov DKI bersama Dinas Perhubungan akan menyediakan pelican crossing sebagai sarana penyeberangan sementara bagi masyarakat.

"Kami komunikasi dengan Dishub untuk dibangun pelican cross," ujar Heru.

Sementara itu, terkait kerusakan JPO akibat ditabrak truk, Pemprov DKI memastikan akan mengajukan permintaan ganti rugi kepada perusahaan pemilik kendaraan. Namun, proses tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian mengenai penyebab kecelakaan dan pihak yang bertanggung jawab.

"Yang jelas kita dari Pemprov menyatakan bahwa ada permintaan penggantian lah. Ya, kira-kira itu," kata Heru.

Ia menambahkan, penyelidikan atas insiden tersebut sepenuhnya masih ditangani oleh kepolisian. "Oh, itu kan sudah ditangani oleh kepolisian. Sampai saat ini masih dalam pemeriksaan oleh kepolisian," ujar Heru.

Heru juga menyebut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meminta agar pembangunan kembali JPO Tendean dapat segera direalisasikan meski skema pembiayaannya masih dalam tahap pembahasan.