Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Tiga Pendaki Tewas Saat Erupsi Gunung Dukono, Dua WNA Singapura

                             (Doc-Tirtoid)

Maluku Utara, bukainnews.id - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa erupsi Gunung Dukono yang terjadi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Para korban diketahui merupakan pendaki yang sempat terjebak saat gunung tersebut mengalami erupsi.

Kapolres Halmahera Utara, Erlichson Pasaribu, mengatakan dua dari tiga korban meninggal dunia merupakan warga negara asing asal Singapura. Sementara satu korban lainnya merupakan warga lokal kelahiran Jayapura.

"Iya 3 meninggal dunia, yaitu 2 warga Singapura dan 1 warga lokal kelahiran Jayapura,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/5/2026).
Menurut Erlichson, proses evakuasi korban hingga kini masih mengalami kendala karena aktivitas vulkanik susulan masih terus terjadi di kawasan gunung. Kondisi tersebut membuat tim gabungan belum dapat menjangkau lokasi keberadaan jenazah.

"Masih dilakukan evakuasi oleh tim gabungan Polres, BPBD, dan Basarnas," tutur dia.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengungkapkan terdapat 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi. Dari jumlah tersebut, sembilan orang merupakan warga negara asing asal Singapura dan sisanya warga lokal.

Hingga saat ini, sebanyak 14 pendaki dilaporkan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan evakuasi di tengah kondisi aktivitas vulkanik yang belum stabil.

Diketahui, kawasan Gunung Dukono sebenarnya telah ditutup sejak 17 April lalu menyusul peningkatan aktivitas vulkanik. Sejak Maret 2026, gunung tersebut tercatat mengalami hampir 200 kali erupsi.