Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Menunggak Rp300 Ribu, 2 Anak Panti di Padang Terancam Putus Sekolah

                              (Doc-Tirtoid)

Padang, bukainnews.id – Dua siswa penghuni panti asuhan di Kota Padang terancam putus sekolah setelah diminta mencari sekolah lain akibat tunggakan biaya seragam sebesar Rp300 ribu. Kedua siswa tersebut yakni Dio Patuta (18) dan Afil Mulyadi (17), yang tinggal di LKSA Panti Asuhan Nur Ilahi. Kasus itu menjadi sorotan publik setelah kisah mereka viral di media sosial.

Ketua LKSA Panti Asuhan Nur Ilahi, Renol Putra, menjelaskan pihak sekolah sebelumnya meminta pelunasan biaya seragam yang telah lama digunakan kedua siswa. Namun, kondisi keuangan panti yang belum stabil membuat pembayaran belum dapat dilakukan secara langsung. Renol menyebut pihak sekolah kemudian meminta kedua siswa untuk mencari sekolah lain.

"Anak disuruh berhenti dan mencari sekolah baru karena nunggak biaya seragam. Jika sebelumnya biaya seragam Dio sebesar Rp300 ribu, kali ini masuk pula biaya pindah Afil sebesar Rp2,5 juta,” tutur Renol, Kamis (7/5/2026).

Setelah kasus tersebut ramai diperbincangkan, tunggakan biaya seragam akhirnya berhasil dilunasi melalui bantuan para donatur.
Saat ini, pihak panti tengah mengupayakan pemindahan Dio dan Afil ke sekolah baru agar keduanya tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Peristiwa ini memunculkan perhatian publik terkait akses pendidikan bagi anak-anak panti asuhan dan pentingnya dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tidak kehilangan hak untuk bersekolah.