Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kontak dengan Korban Hantavirus, Pramugari KLM Jalani Isolasi


.                           (Doc-nixnews)

Jakarta, bukainnews.id - Seorang pramugari maskapai asal Belanda, KLM Royal Dutch Airlines, menjalani perawatan medis setelah mengalami gejala yang diduga terkait hantavirus. Menurut keterangan Kementerian Kesehatan Belanda, pramugari tersebut sempat melakukan kontak singkat dengan seorang warga negara Belanda yang meninggal dunia akibat terinfeksi hantavirus pada akhir April 2026.

Penumpang yang kemudian diketahui terpapar virus itu sebelumnya berada dalam penerbangan KLM di Afrika Selatan. Namun, ia akhirnya dikeluarkan dari pesawat karena kondisi kesehatannya dinilai tidak aman untuk melakukan perjalanan udara.

Pramugari tersebut dilaporkan hanya mengalami gejala ringan dan kini menjalani isolasi serta pemeriksaan lanjutan di University Medical Center. Sementara itu, dua warga negara Singapura yang sebelumnya berada di kapal pesiar MV Hondius juga tengah diisolasi setelah diduga terpapar wabah hantavirus varian Andes.

Communicable Diseases Agency atau CDA menyebut kedua pria lansia berusia 65 dan 67 tahun itu berada di kapal pesiar tersebut dan juga satu penerbangan dengan kasus hantavirus terkonfirmasi dari St Helena menuju Johannesburg pada 25 April lalu. Keduanya tiba di Singapura pada awal Mei dan kini menjalani isolasi serta pemantauan di National Centre for Infectious Diseases atau NCID.

"Hasil tes mereka masih menunggu. Salah satunya mengalami pilek tetapi kondisinya baik-baik saja, dan yang lainnya tidak menunjukkan gejala. Risiko bagi masyarakat umum di Singapura saat ini rendah," kata CDA.

CDA menegaskan apabila hasil tes kedua pasien menunjukkan negatif hantavirus, keduanya tetap akan menjalani karantina selama 30 hari sejak tanggal paparan terakhir. Namun jika dinyatakan positif, mereka akan dirawat di rumah sakit.