Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Izin Angkutan Bus ALS Kedaluwarsa, BPTD Selidiki Kecelakaan Maut di Musi Rawas Utara



                            (Doc-nixnews)

Sumatera Selatan, bukainnews.id - Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sumatra Selatan mengungkap izin angkutan bus ALS bernomor polisi BK 7778 DL yang mengalami kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, telah kedaluwarsa. Meski demikian, uji kelayakan kendaraan atau KIR bus tersebut disebut masih aktif.

Kepala BPTD Kelas II Sumsel, Nurhadi Unggul Wibowo, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim bersama Dinas Perhubungan Sumatra Selatan untuk memeriksa kondisi bus dan mendalami penyebab kecelakaan yang menewaskan 16 orang tersebut. "Kalau (KIR) bus masih aktif. Untuk izin angkutan betul, sudah kedaluwarsa," kata Nurhadi, Kamis (7/5).

Menurutnya, tim yang diterjunkan terdiri dari petugas yang memiliki kompetensi sebagai penguji kendaraan bermotor. "Sudah ada (tim BPTD Sumsel), kami menugaskan staf yang mempunyai kompetensi penguji kendaraan bermotor ke sana," ujarnya.

Hingga kini, BPTD masih menunggu hasil pemeriksaan lapangan dan belum dapat menyimpulkan penyebab tabrakan antara bus ALS dan truk tangki BBM tersebut. "Menunggu hasil dari Polri. Nanti tim kita bersama-sama dengan yang lain, termasuk Polri akan mengecek," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, menyebut pihaknya juga telah mengirim tim ke lokasi kejadian bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi, BPTD, Jasa Raharja, dan Ditlantas Polda Sumsel.

"Tim sudah meluncur ke lokasi dan bergabung bersama dengan yang lain. Berangkat Subuh tadi. Kami akan melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan masing- masing," ujarnya. Musni mengatakan informasi awal yang diterima menyebut kecelakaan tersebut bukan disebabkan kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.

"Kecelakaan bus tersebut infonya bukan karena tidak laik jalan, tapi karena hal lain," sambungnya. 

"Untuk memastikannya, maka tim tersebut secara bersama- sama akan cek lapangan," pungkas Musni.