Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

China Hukum Mati Dua Mantan Menteri Pertahanan Terkait Kasus Korupsi

                             (Doc-Tirtoid)

Jakarta, bukainnews.id - Dua mantan menteri pertahanan China, yakni Wei Fenghe dan Li Shangfu, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan dua tahun dalam kasus korupsi. Putusan tersebut diumumkan kantor berita pemerintah Xinhua pada Kamis (8/5/2026), sebagaimana dilaporkan Reuters, Jumat (8/5/2026). Vonis itu memperlihatkan kerasnya kampanye antikorupsi yang terus dilakukan pemerintahan Presiden Xi Jinping di tubuh militer.

Militer menjadi salah satu fokus utama pemberantasan korupsi sejak Xi Jinping mulai berkuasa pada 2012. Gelombang pembersihan itu bahkan menyasar Pasukan Roket elite China pada 2023, unit yang bertanggung jawab atas pengawasan senjata nuklir dan rudal konvensional.

Kampanye tersebut kembali meluas pada awal tahun ini setelah jenderal senior Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), Zhang Youxia, dicopot dari jabatannya. Zhang selama ini dikenal sebagai anggota Politbiro sekaligus sosok yang dianggap dekat dengan Xi Jinping.

Dalam laporan sebelumnya, Xinhua menyebut Li Shangfu diduga menerima uang dalam jumlah besar dari praktik suap dan juga menyuap pihak lain. Ia disebut menyalahgunakan jabatan demi keuntungan pribadi maupun kelompok tertentu.

Sementara itu, hasil penyelidikan terhadap Wei Fenghe yang dimulai sejak 2023 menemukan dugaan penerimaan “sejumlah besar uang dan barang berharga” dari praktik korupsi. Wei juga disebut membantu pihak lain memperoleh keuntungan tidak semestinya dalam pengaturan personel.

Xinhua pada 2024 menyebut tindakan Wei “sangat serius, berdampak sangat buruk, dan menimbulkan kerugian besar". Di China, hukuman mati dengan penangguhan selama dua tahun umumnya akan diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup apabila terpidana tidak melakukan pelanggaran selama masa penangguhan tersebut. Setelah hukuman diubah, keduanya akan menjalani penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pengurangan masa hukuman maupun pembebasan bersyarat, menurut laporan Xinhua.