Iran Tutup Kembali Selat Hormuz usai Serangan Israel ke Lebanon
April 09, 2026
(Doc-Istimewa)
Iran, bukainnews.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan besar-besaran Israel terhadap Lebanon pada Rabu (8/4/2026), yang dilaporkan menewaskan ratusan orang. Situasi tersebut berdampak langsung pada jalur pelayaran global, dengan Iran kembali menutup Selat Hormuz.
Kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat pun terancam batal setelah serangan udara terhadap sekitar 100 target terjadi hanya dalam hitungan menit. Dampak di lapangan terlihat dari pergerakan kapal, salah satunya kapal tanker AURORA yang terpaksa berbalik arah saat mendekati selat dan kembali ke Teluk Persia.
Data Marine Traffic menunjukkan bahwa aktivitas pelayaran masih rendah. Sejak konflik meningkat, hanya sekitar tujuh kapal per hari yang melintas, jauh menurun dari kondisi normal yang mencapai lebih dari 130 kapal per hari.
Sebelumnya, Iran sempat membuka peluang jalur aman dengan koordinasi militer. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan kondisi keamanan belum memungkinkan untuk pembukaan penuh Selat Hormuz.