Iran Terapkan Tarif Selat Hormuz, Wajib Bayar Pakai Kripto atau Yuan
April 11, 2026
(Doc-Tirtoid)
Iran, bukainnews.id - Kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz kini wajib membayar tarif sebesar 1 dolar AS per barel minyak oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), dengan metode pembayaran menggunakan mata uang kripto atau yuan China. Kebijakan tersebut diterapkan setelah kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang membuka kembali jalur pelayaran penting tersebut.
Menurut laporan The Wall Street Journal dan NDTV, penggunaan kripto dan yuan dipilih sebagai alternatif akibat sanksi Barat yang membatasi transaksi menggunakan dolar AS. Kapal yang hendak melintas juga diwajibkan mengirimkan detail muatan serta informasi kapal melalui email untuk mendapatkan izin dari otoritas Iran. Bahkan, terdapat peringatan bahwa kapal tanpa izin berpotensi menjadi target.
Aktivitas pelayaran pun menjadi terbatas karena hanya sejumlah kapal yang diperbolehkan melintas dalam periode tertentu. "Setelah email tiba dan Iran menyelesaikan penilaiannya, kapal-kapal diberi waktu beberapa detik untuk membayar dengan bitcoin, memastikan mereka tidak dapat dilacak atau disita karena sanksi," kata Hamid Hosseini.
Ia menyebut mekanisme tersebut juga dimaksudkan untuk mencegah pengiriman senjata melalui jalur tersebut. "Semua barang bisa lewat, tetapi prosedurnya akan memakan waktu untuk setiap kapal, dan Iran tidak terburu-buru," lanjutnya.