Atasi Abrasi dan Rob, Pemerintah Kaji Proyek Giant Sea Wall di Jawa Timur
April 25, 2026
(Doc-Istimewa)
Jawa Timur, bukainnews.id - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah mengkaji pembangunan Giant Sea Wall (GSW) di pesisir utara Jawa Timur sebagai upaya mengatasi abrasi dan banjir rob. Wilayah yang menjadi fokus pembangunan meliputi Kabupaten Tuban, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Lamongan.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, menyebut proyek ini masih dalam tahap penelitian dan asesmen sebelum masuk ke tahap pembangunan. "GSW sedang dilaksanakan penelitian dan asesmen, seperti apa nanti dibangun di tengah laut sekitar 4 sampai 6 kilometer dari bibir pantai," kata Didit di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat.
Ia menambahkan bahwa proses perencanaan akan dilakukan bersamaan dengan persiapan pembangunan untuk mempercepat realisasi proyek. "Rencana kita akan melakukan kegiatan ini setelah selesai semua baru kita siapkan. Karena ada dua program, groundbreaking program dan groundbreaking infrastruktur dikerjakan secara bersamaan," jelasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Isa Anshori, menjelaskan bahwa pembangunan tanggul laut ini penting mengingat kondisi pesisir yang rentan terhadap perubahan lingkungan. Selain abrasi dan rob, wilayah tersebut juga mengalami penurunan muka tanah yang signifikan serta peningkatan permukaan laut.
"Sehingga terutama yang di luar kita situsionalnya, mungkin berdasarkan lapangan. Kalau di tempat kita itu, lautan dan bersih. Berapa kilometer caranya? detailnya masih finalisasi," terangnya.