Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Stok Aman, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Berubah

(Doc-Istimewa)

Jakarta, bukainnews.id - Pemerintah menegaskan harga BBM bersubsidi akan tetap stabil hingga perayaan Idul Fitri 2026. Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Ia memastikan bahwa bahan bakar subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak akan mengalami kenaikan harga hingga Hari Raya.

"Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan apa-apa, sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat konflik global," ujar Bahlil Lahadalia.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan di wilayah tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada distribusi minyak dunia, terutama melalui jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Namun demikian, pemerintah memastikan cadangan BBM nasional masih berada pada kondisi aman. Saat ini stok energi nasional tercatat mencapai sekitar 23 hari kebutuhan, atau berada di atas batas minimum cadangan.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah juga mengalihkan sebagian sumber impor minyak mentah dari kawasan lain seperti Afrika, Australia, dan Amerika Serikat guna menghindari jalur pelayaran yang berpotensi terdampak konflik.

Bahlil juga mengungkapkan bahwa kebutuhan solar nasional kini telah dapat dipenuhi sepenuhnya oleh kilang dalam negeri sehingga Indonesia tidak lagi melakukan impor solar.

"Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita menjelang Hari Raya Idul Fitri insyaallah semua aman, termasuk LPG. Jadi tidak perlu ada keraguan," tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

"Bapak Presiden memerintahkan agar cadangan BBM kita bisa sampai tiga bulan. Salah satu alternatif terbaiknya adalah membangun storage di wilayah Sumatera," tutup Bahlil.