HT Penjaga Diduga Bermasalah, KA Blambangan Ekspres Tabrak Truk di Probolinggo
Maret 06, 2026
Probolinggo, bukainnews.id - Tabrakan antara kereta api dan truk gandeng terjadi di perlintasan sebidang JPL 13 Km 109+860 jalur Probolinggo–Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (6/3) sekitar pukul 00.49 WIB. Truk bermuatan tepung bernomor polisi P 8793 UG tertabrak KA Blambangan Ekspres yang melaju dari arah Pasar Senen menuju Ketapang.
Kerasnya benturan membuat truk tersebut terbalik di lokasi kejadian dan menyebabkan perjalanan kereta sempat mengalami gangguan.
Akibat insiden tersebut, masinis dan asistennya mengalami luka berat. Masinis bahkan sempat terjepit di dalam kabin lokomotif sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga bersama polisi. Keduanya kemudian dibawa ke RSUD dr Mochammad Saleh untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasatlantas Polres Probolinggo, Safiq Jundhira Zulkarnaen, menyebut kecelakaan diduga terjadi karena palang pintu perlintasan tidak tertutup saat kereta melintas.
"Diduga palang pintu tidak tertutup sehingga di waktu bersamaan ada truk dari timur ke barat yang melintas tidak melihat sehingga bagian belakang truk tertabrak," kata Safiq.
Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi truk dan petugas penjaga palang pintu, guna memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
"Saksi saksi dari sopir dan penjaga palang pintu akan kami periksa nantinya," tuturnya.
Dari keterangan awal penjaga palang pintu, diketahui ada gangguan pada alat komunikasi berupa HT sehingga petugas tidak mengetahui adanya kereta yang akan melintas.
"Pengakuan sementara dari penjaga palang pintu (berinisial S, warga Wonomerto, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo) menyebutkan adanya kendala pada HT (alat komunikasi) sehingga petugas tidak dapat memonitor atau memantau jika ada kereta api melintas," tutur Safiq.
Kasus kecelakaan tersebut selanjutnya akan ditangani oleh Satreskrim Polres Probolinggo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kasus ini, nanti akan kami limpahkan ke Satreskrim Polres Probolinggo, untuk proses penyelidikan dan lanjutan kasusnya," tambah Safiq.
Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Daop 9 Jember langsung mengirimkan lokomotif pengganti karena lokomotif kereta mengalami kerusakan.
Manager Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo, menjelaskan bahwa lokomotif cadangan diberangkatkan dari Stasiun Jember sekitar pukul 02.30 WIB.
"Lokomotif KA Blambangan Ekspres mengalami kerusakan sehingga diperlukan lokomotif cadangan. KAI Daop 9 Jember segera melakukan penanganan dengan mengirimkan lokomotif cadangan yang diberangkatkan dari Stasiun Jember sekitar pukul 02.30 WIB," ujar Cahyo.