Emosi Tak Diberi Uang, Pak Ogah di Surabaya Aniaya Pengemudi Mobil
Maret 06, 2026
(Doc-Tirtoid)
Surabaya, bukainnews.id - Seorang pria yang dikenal sebagai “Pak Ogah” berinisial HM diamankan polisi setelah melakukan pemukulan terhadap seorang pengendara mobil di kawasan Banyu Urip, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/3).
Insiden tersebut terjadi ketika korban berinisial C, warga Bronggalan, sedang memutar balik mobilnya di U-turn Banyu Urip. Saat itu, HM yang tengah membantu mengatur arus kendaraan diduga berada terlalu ke tengah jalan hingga tersenggol kendaraan korban.
Setelah kejadian itu, HM diduga tersulut emosi dan langsung memukul korban hingga kacamata korban terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku juga melempar tas serta kembali memukul korban hingga menyebabkan kaca mobil pecah.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Agus Tri Subagjo, mengatakan pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Sudah diamankan. Di KUHP baru, kerugian (yang dialami korban) di bawah Rp 500.000 (tidak ditahan) tetap kita proses tapi tidak kita lakukan penahanan," kata Agus saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (5/3).
Polisi menyebut tindakan tersebut dipicu emosi pelaku karena tidak menerima uang dari pengguna jalan yang dibantunya.
"Motifnya karena enggak dikasih duit sama pengguna jalan. Dia kan ngatur U-turn, polisi cepek kan ngatur gitu, tahu enggak dikasih duit, emosi," jelasnya.
Agus menambahkan, pelaku diketahui telah mengatur lalu lintas di lokasi tersebut selama beberapa bulan terakhir.
"Pertama kali, emosi. Pelaku (mengatur lalu lintas) di situ sekitar tiga sampai 6 bulan ini. Warga Banyu Urip sendiri," tegasnya.
Di hadapan polisi, HM mengaku menyesal atas tindakannya dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada korban.
"Saya menyesal dengan kejadian tersebut dan saya sudah punya itikad baik untuk meminta maaf kepada korban," kata HM saat dipertemukan dengan korban di Polsek Sawahan.