Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dapat Tekanan dari China, Kamboja Tahan Ribuan Warga Asing ya g Terlibat Judi dan Penipuan Online

                            (Doc-Istimewa)

Bavet, bukainnews.id - Pemerintah Kamboja menggelar operasi besar-besaran terhadap jaringan judi dan penipuan online di Kota Bavet, Provinsi Svay Rieng, Sabtu (31/1/2026). Dalam penggerebekan tersebut, aparat menahan sedikitnya 2.044 warga negara asing yang diduga terlibat dalam praktik kejahatan lintas negara.

Operasi ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan dari pemerintah China agar Kamboja lebih serius memberantas sindikat penipuan online yang banyak melibatkan warga negara China. Dari total orang yang diamankan, sebanyak 1.792 di antaranya merupakan warga negara China dan telah dipulangkan ke negaranya untuk menjalani proses hukum.

Pemerintah China diketahui terus memperketat penindakan terhadap warganya yang terlibat dalam kejahatan penipuan daring. Dalam beberapa bulan terakhir, ribuan pelaku telah diadili, termasuk pimpinan sindikat yang dijatuhi hukuman berat. Tercatat, lima orang dieksekusi mati pada November 2025, disusul 11 orang pada Januari 2026, serta empat orang lainnya pada Februari 2026. Selain itu, ribuan pelaku lain dijatuhi hukuman penjara dengan vonis mencapai 24 tahun.

Sementara itu, otoritas Kamboja mengungkapkan bahwa dalam kurun tujuh bulan terakhir, pihaknya telah menangkap total 5.106 tersangka penipuan online dari 23 negara berbeda. Para tersangka tersebut berasal dari berbagai kewarganegaraan, termasuk Indonesia.

Pemerintah Kamboja menjelaskan bahwa para pekerja sindikat umumnya ditugaskan untuk menargetkan korban dari negara asal masing-masing, guna mempermudah komunikasi dan meningkatkan keberhasilan penipuan.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mencatat hingga saat ini masih terdapat 2.887 warga negara Indonesia (WNI) eks pekerja penipuan online yang menunggu proses pemulangan ke Tanah Air. Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan pemulangan para WNI tersebut dapat berjalan sesuai prosedur.