Terlibat Penipuan Online Rp557 Miliar, Puluhan Warga Negara Korsel Tiba di Incheon Diborgol
Januari 25, 2026
(Doc-Istimewa)
Korea Selatan, bukainnews.id - Sebanyak 1.726 Warga Negara Indonesia melarikan diri dari sejumlah markas penipuan online di Kamboja dan mendatangi KBRI Phnom Penh untuk meminta bantuan pemulangan ke Indonesia. Saat ini, para WNI tersebut masih menjalani tahapan proses kepulangan ke Tanah Air.
Di sisi lain, otoritas Korea Selatan mengekstradisi 73 warga negaranya yang terlibat jaringan penipuan online lintas negara. Para pelaku tiba di Bandara Incheon, Jumat (23/1/2026), dalam kondisi diborgol untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Menurut dugaan, kelompok tersebut menjalankan berbagai modus kejahatan, termasuk judi online, penipuan asmara, serta investasi kripto. Berdasarkan data otoritas Korsel, sedikitnya 869 warga menjadi korban dengan total kerugian mencapai 48,6 miliar won atau setara Rp557 miliar.
Markas penipuan online yang beroperasi di Kamboja diketahui melibatkan pekerja dari berbagai negara. Selain Korea Selatan, jaringan tersebut juga mempekerjakan warga negara Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Vietnam, Filipina, China, dan Taiwan. Para pekerja biasanya ditugaskan menargetkan korban dari negara asal masing-masing. (Red).