Breaking News
Mode Gelap
Artikel teks besar

AS Kerahkan 10 Kapal Perang ke Timur Tengah Usai Ancaman Trump Serang Iran

(Doc-Istimewa)

Amerika Serikat, bukainnews.id - Pejabat Amerika Serikat menyatakan sebanyak 10 kapal perang AS telah dikerahkan dan merapat ke kawasan Timur Tengah, menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada AFP, Rabu (28/1/2026), bahwa kekuatan tersebut mencakup kapal induk USS Abraham Lincoln yang dikawal oleh tiga kapal perusak serta didukung pesawat tempur F-35C. Selain itu, terdapat enam kapal perang AS lain yang telah beroperasi di wilayah tersebut, terdiri dari tiga kapal perusak dan tiga kapal tempur pesisir.

Pengerahan armada militer ini terjadi setelah Trump menegaskan Amerika Serikat siap menyerang Iran apabila perundingan terkait program nuklir Teheran gagal mencapai kesepakatan.

"Semoga Iran segera 'Duduk di Meja Perundingan' dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan merata – TANPA SENJATA NUKLIR – kesepakatan yang menguntungkan semua pihak," tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

"Waktu hampir habis, ini benar-benar sangat penting! Seperti yang pernah saya katakan kepada Iran sebelumnya, BUAT KESEPAKATAN!" imbuhnya.

Trump juga memperingatkan Iran bahwa kegagalan mencapai kesepakatan akan berujung pada serangan lanjutan yang lebih besar. Ia menyebut serangan berikutnya akan jauh lebih buruk dibandingkan Operasi Midnight Hammer.

"Serangan selanjutnya akan lebih buruk! Jangan terjadi lagi," tegas Trump.

Di sisi lain, Iran secara konsisten menegaskan bahwa program nuklirnya tidak ditujukan untuk pengembangan senjata, melainkan untuk kepentingan damai. Teheran juga membantah klaim Amerika Serikat terkait kerusakan fasilitas nuklir mereka.

Sebelumnya, Amerika Serikat sempat menyerang sejumlah fasilitas nuklir Iran saat membantu Israel dalam konflik Perang 12 Hari pada Juni 2025. AS mengklaim serangan tersebut menimbulkan kerusakan signifikan, namun klaim itu dibantah oleh pihak Iran.