Presiden Tunjuk Menko Polhukam Pimpin Satgas Terpadu Berantas Judi Online
April 21, 2024
![]() |
| (Doc-Istimewa) |
Jakarta, bukainnews.id - Menurut catatan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), jumlah penduduk Indonesia yang terlibat dalam praktik judi online mencapai 2,7 juta orang. Sebagai salah satu upaya, pemerintah sedang aktif melakukan tindakan untuk mengurangi konten judi online di Indonesia.
"Penjudi yang ada ini ternyata cukup banyak yang kaum muda. Paling enggak (usia) 17 sampai 20-an lah," ucap Budi Arie Setiadi selaku Menkominfo, di Kantor Kemkominfo, Jakarta, pada hari Jumat (19/4/2024).
Di samping itu, ia juga menambahkan bahwa pemerintah memandang individu yang terlibat dalam perjudian online sebagai korban. Dengan demikian, pemerintah berkomitmen untuk terus berusaha menyelamatkan mereka dengan menghapus konten perjudian online.
Menurutnya, dalam kurun waktu 8 bulan terakhir, Kemkominfo berhasil menghapus 1,6 juta konten perjudian online dari ranah digital Indonesia. Dia juga mengajukan permohonan dukungan dari semua pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat, untuk bersama-sama memberantas praktik bisnis haram tersebut.
"Dukung ya, setidaknya kalau ada laporan-laporan judi online laporin saja. Nih pak ada situs ini nanti di-takedown langsung," ujarnya.
Dalam waktu seminggu ke depan, pemerintah akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) terpadu untuk mengatasi perjudian online. Ia menjelaskan bahwa Satgas tersebut akan menerapkan tiga langkah strategis untuk mendukung kinerjanya.
"Jadi penyelesaiannya itu istilahnya ada tiga nih, komprehensif, integral, dan holistik. Ini untuk mengatasi perang dan darurat judi online," jelasnya.
Presiden Joko Widodo telah menugaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Pertahanan, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, sebagai pimpinan Satuan Tugas terpadu tersebut. Meskipun sebelumnya Kemkominfo telah secara rutin melakukan tindakan pemberantasan terhadap praktik judi online, adanya satuan tugas ini akan mengkoordinasikan upaya-upaya tersebut secara lebih terpadu dan efektif.
Ia menjelaskan, pembentukan satgas itu untuk menyelesaikan permasalahan judi online secara lebih menyeluruh. Semua lini pemerintah akan mempertajam koordinasi. (Vina).
