Tebing 75 Meter Longsor, Jalur Penghubung Semarang–Demak Putus
Februari 18, 2026
(Doc-Istimewa)
Semarang, bukainnews.id – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang dalam beberapa hari terakhir memicu pergerakan tanah di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur. Dampaknya, jalur utama Ungaran–Mranggen terancam terputus akibat longsor yang terjadi pada Senin dini hari (16/2/2026).
Retakan memanjang dan amblesan tanah muncul di sejumlah titik, bahkan mendekati rumah-rumah warga di Dusun Bandungan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena ruas jalan tersebut menjadi akses langsung penghubung Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang, Valentino Soekendro, area terdampak longsor mencapai sekitar 31,5 hektare. Tebing di lokasi memiliki tinggi 75 meter dengan kemiringan sekitar 67 derajat.
Di bawah area longsor terdapat sumber mata air besar yang menyebabkan tanah terus dalam kondisi lembap dan rawan bergerak. Situasi ini memperbesar potensi kerusakan apabila curah hujan kembali tinggi.
Pemerintah Kabupaten Semarang telah berkoordinasi dengan BNPB, Kementerian PUPR, dan Dinas ESDM Jawa Tengah untuk membahas langkah penanganan lebih lanjut.
Masyarakat setempat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras turun, guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.