Trauma Bullying, Siswa Disabilitas di Bandung Takut Kembali ke Sekolah
Bandung, bukainnews.id - Seorang siswa penyandang disabilitas dengan kondisi speech delay di wilayah Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, harus menghentikan pendidikannya akibat trauma berat yang dialami karena perundungan. Kasus tersebut mencuat setelah Wali Kota Bandung berdialog dengan ibu korban. Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Instagram hmfarhanbdg, anak tersebut sebelumnya merupakan siswa di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung.
Akibat pengalaman perundungan yang dialaminya, korban kini merasa takut untuk kembali ke lingkungan sekolah. Dalam keluarga tersebut, diketahui terdapat tiga anak yang seluruhnya merupakan penyandang disabilitas.
Pemerintah Kota Bandung menyatakan akan melakukan pendampingan serta asesmen secara komprehensif untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan korban dan keluarganya. Pemkot juga menegaskan komitmennya dalam memperketat pengawasan di sekolah guna mencegah terulangnya kasus bullying.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa perundungan bukanlah hal sepele. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan inklusif bagi setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas.