Tragis! Kereta di Thailand Terbakar usai Tertimpa Crane Proyek
Januari 15, 2026
(Doc-nixnews)
Thailand, bukainnews.id - Kecelakaan fatal terjadi di Distrik Sikhio, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, setelah sebuah crane proyek kereta cepat ambruk dan menimpa kereta penumpang yang sedang melintas, Rabu (14/1). Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai 66 lainnya.
Kereta tersebut diketahui membawa 195 penumpang dengan rute perjalanan dari Bangkok menuju Provinsi Ubon Ratchathani. Insiden terjadi di jalur rel eksisting yang berada tepat di bawah area proyek konstruksi.
Menurut keterangan gubernur wilayah setempat, crane yang roboh sedang digunakan dalam pembangunan proyek kereta cepat yang melintas di atas jalur aktif. Ambruknya crane menyebabkan dua gerbong tertimpa, membuat rangkaian kereta anjlok dan sempat terbakar.
Menanggapi kejadian tersebut, Menteri Transportasi Thailand Phiphat Ratchakitprakarn menyatakan pemerintah langsung memerintahkan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab kecelakaan.
"Kami akan menyelidiki secara tuntas insiden ini untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab," ujarnya.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul juga turut memberikan instruksi agar Otoritas Kereta Api Negara memberikan kompensasi yang layak kepada para korban dan keluarga mereka.
"Kita perlu menyelidiki kejadian ini secara serius dan mengambil langkah hukum yang diperlukan," kata Anutin.
Sementara itu, Italian-Thai Development Public Company Limited (ITD) selaku kontraktor proyek menyampaikan rasa penyesalan mendalam atas insiden tersebut. Perusahaan menyatakan siap memberikan bantuan dan kompensasi kepada para korban serta keluarga terdampak.
Kecelakaan ini kembali menyoroti aspek keselamatan proyek konstruksi besar di Thailand. Sebelumnya, pada Maret 2025, gedung 30 lantai yang dibangun oleh konsorsium yang melibatkan ITD runtuh akibat gempa magnitudo 8,8 yang melanda Myanmar dan Thailand, menewaskan 89 orang.
Peristiwa tersebut berujung pada dakwaan terhadap Presiden ITD Premchai Karnasuta bersama 22 orang lainnya atas dugaan kelalaian dan pelanggaran regulasi konstruksi, meskipun seluruh terdakwa membantah tuduhan tersebut.
Proyek kereta cepat ini sendiri merupakan bagian dari jalur Bangkok–Nakhon Ratchasima yang akan terhubung ke Laos hingga Kunming, China. Hingga kini, lebih dari sepertiga konstruksi segmen telah diselesaikan dan ditargetkan rampung sepenuhnya hingga Nong Khai pada 2030.