Pemprov DKI Siap Kerjakan Tanggul Laut, Groundbreaking Ditargetkan September
Januari 21, 2026
(Doc-Istimewa)
Jakarta, bukainnews.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk mengerjakan proyek tanggul laut raksasa. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, pelaksanaan groundbreaking proyek tersebut direncanakan berlangsung pada September 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri seremonial pembangunan Entrance Stasiun MRT Harmoni di Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
"Mau 12 (kilometer/km), mau 19 (km), Jakarta akan mengerjakan. Tapi kapan di mulainya kita menunggu arahan pemerintah pusat. Rencananya groundbreaking itu mulai bulan September tahun ini," ujarnya, dikutip dari kontan.id.
Pramono menegaskan, pembangunan tanggul laut yang menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta akan dipercepat. Saat ini, salah satu ruas tanggul di kawasan Ancol telah rampung dan tengah memasuki tahap penataan kawasan.
Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengumumkan rencana pembangunan Giant Sea Wall sepanjang sekitar 500 hingga 535 kilometer di pesisir utara Pulau Jawa. Proyek ini dinilai krusial untuk menahan dampak penurunan tanah yang terus terjadi di wilayah tersebut.
Presiden menyebut, proyek tanggul laut raksasa ini akan melindungi puluhan juta penduduk sekaligus kawasan industri strategis di pantura. Adapun estimasi biaya pembangunan mencapai sekitar US$80 miliar atau setara Rp1.297 triliun, dengan jalur pembangunan membentang dari Banten hingga Gresik. (Red).